:

Desa Bungin-Bungin Dungkek Raih Penghargaan Nasional BKKBN atas Keberhasilan Program Pengasuhan Anak Usia Dini

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP | MaduraNetwork.id – Desa Bungin-Bungin, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, kembali mengharumkan nama daerah setelah meraih penghargaan nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan desa dalam pengelolaan dan pelaksanaan program pengasuhan anak usia dini tingkat nasional, kategori Desa/Kelurahan dengan capaian 100 persen.

 

Penyerahan penghargaan dilakukan secara daring pada Senin (08/12/2025), dan diikuti oleh para pemangku kepentingan terkait. Capaian ini menegaskan komitmen Desa Bungin-Bungin dalam mendukung program Bina Keluarga Balita (BKB) maupun Sekolah Orang Tua Hebat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga.

 

Kepala Desa Bungin-Bungin, Hari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak. Ia secara khusus mengapresiasi peran Kepala Dinas Kesehatan, PPKB Kabupaten Sumenep, serta Penyuluh KB Kecamatan Dungkek yang secara rutin memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para kader BKB desa.

 

“Ke depan, kami berharap kegiatan Bina Keluarga Balita atau Sekolah Orang Tua Hebat ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para orang tua balita, sebagai langkah nyata dalam mencegah terjadinya tengkes atau stunting,” tegas Hari, Selasa (09/12/2025).

 

Sementara itu, Penyuluh KB Kecamatan Dungkek, Yuskinau Fendi, S.KM, berharap penghargaan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat seluruh pelaksana program. Menurutnya, apresiasi tersebut harus mendorong lahirnya inovasi dan penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat.

 

“Keberhasilan membangun generasi emas Indonesia sejatinya dimulai dari keluarga yang tangguh, pengasuh yang kompeten, dan lingkungan yang mendukung setiap anak agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berempati, dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

 

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang PPKB Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Ida Winarni, S.ST., M.Kes. Ia menilai penghargaan nasional ini tidak hanya sebagai simbol penghormatan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bersama atau learning platform untuk menyebarluaskan praktik-praktik terbaik dari berbagai daerah.

 

“Setiap penghargaan mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah dalam mendukung kebijakan nasional penguatan keluarga, serta pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam membangun manusia Indonesia yang unggul, sehat, dan berkarakter sejak dini,” pungkas Ida. (red)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *